Kekurangan Vitamin D Menyebabkan Alergi Pada Anak

Sebuah penelitian menyebutkan anak-anak yang kekurangan vitamin D, lebih mungkin untuk mengidap alergi makanan atau lingkungan misalnya debu, serbuk bunga atau hawa dingin.

Dari hasil penelitian tersebut menunjukkan anak-anak dengan kadar vitamin D rendah 2,3 kali lebih mungkin untuk memiliki alergi terhadap benda-benda di sekitarnya dan 2,4 kali lebih mungkin menjadi alergi terhadap kacang-kacangan.

Selain itu, sebuah tes memperlihatkan bahwa anak-anak yang kadar vitaminnya kurang dari 15 nanogram permililiter darah tidak bisa menyentuh binatang seperti anjing, kecoa, udang dan beberapa lainnya.

Vitamin D memang diyakini memiliki efek inflamasi dalam tubuh yang mungkin memainkan peran dalam munculnya alergi.

Sebelumnya juga pernah ada penelitian yang menyebutkan bahwa reaksi alergi akut mengalami kenaikan pada musim dingin. Itu disebabkan kadar vitamin D terendah cenderung terjadi di musim dingin. Sel-sel kulit membutuhkan cahaya matahari untuk menghasilkan vitamin D aktif melalui senyawa lain dalam tubuh.

Jika diperlukan, Asisten profesor kedokteran dan epidemiologi kesehatan penduduk di Albert Einstein College of Medicine New York Dr. Michal Melamed merekomendasikan agar anak-anak mengonsumsi 600 IU vitamin D setiap harinya untuk menjaga mereka dari kekurangan vitamin D.

Namun tidak ada yang lebih efektif dan efisien selain membiarkan anak-anak Anda berjemur di bawah sinar matahari setiap hari minimal 30 menit pada pukul tujuh sampai sembilan pagi.

This entry was posted in Kesehatan and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s